Friday, 24 July 2015

Pendapat Barcelona Tentang Sanksi UEFA



HiBola – Barcelona berniat untuk mempertanyakan keputusan Komite Etik dan Disiplin UEFA, yang menjatuhkan denda seiring kemunculan atribut Catalan pada final Liga Champions, 6 Juni 2015.


Kampanye separatis masyarakat Catalan lewat Barcelona memang bukan hal baru. Pada partai puncak yang digelar di Berlin, suporter Barcelona tampak mengibarkan bendera Catalan dan membentangkan spanduk yang mendukung kemerdekaan Catalan.


UEFA menilai, aksi tersebut bertentangan dengan regulasi yang melarang atribut soal politik, agama, atau bersikap provokatif. Alhasil, Barcelona menerima denda 30.000 euro (sekitar Rp 440 juta).


“Kami tak setuju dengan keputusan tersebut, terutama dalam hal deskripsi tindakan anggota dan suporter Barcelona baik sebelum, selama, maupun setelah pertandingan,” bunyi pernyataan klub.


“Dengan tujuan mempertahankan hak klub dan anggota, tetapi tetap menghormati perundang-undangan, tim hukum klub akan mempertimbangkan kemungkinan untuk mempertanyakan hukuman yang diumumkan pada Kamis,” lanjut pernyataan tersebut.


Sekadar informasi, kampanye melepaskan diri dari Spanyol juga dilakukan suporter Barcelona pada kompetisi lokal. Pada final Copa del Rey kontra Athletic Bilbao, suporter juga sempat menyoraki lagu kebangsaan Spanyol.





Pendapat Barcelona Tentang Sanksi UEFA

0 komentar:

Post a Comment