Showing posts with label Liga Lain. Show all posts
Showing posts with label Liga Lain. Show all posts

Wednesday, 15 July 2015

Penjaga Gawang Argentina Jadi Rebutan MU Dan Roma



HiBola – Kiper Timnas Argentina Sergio Romero jadi rebutan AS Roma dan Manchester United. Romero, yang tampil gemilang di Piala Dunia 2014 lalu, justru banyak menghabiskan sebagian besar musim terakhirnya bersama Sampdoria di bangku cadangan.


Kontrak Romero di Sampdoria akan berakhir pada 30 Juni mendatang. Dan, sekarang ia tengah mempertimbangkan pilihannya.


Sky Sport Italia mengklaim pemain berusia 28 tahun sedang dalam pembicaraan dengan perwakilan dari Roma dan MU. Namun, media di Italia yakin Roma akan memenangkan perburuan ini, dengan menawarkan kontrak dua tahun.


Giallorossi memerlukan penjaga gawang baru untuk mencari pewaris Morgan De Sanctis, yang diperkirakan akan pensiun musim panas mendatang.


Sedangkan, MU harus segera mengantisipasi jika Real Madrid menaikkan tawaran untuk kiper utama mereka David De Gea.


Sebelumnya, Romero mengaku tidak pernah menolak tawaran MU. Bahkan ia mengisyaratkan akan senang bergabung apabila MU berniat merekrutnya.


“Banyak kebohongan telah disebarkan, salah satunya kabar yang menyebut saya menolak Manchester United,” ujarnya seperti dilansir Football-Italia. “Bagi saya, menolak MU adalah hal gila.”





Penjaga Gawang Argentina Jadi Rebutan MU Dan Roma

Thursday, 16 April 2015

Sayembara Unik Paris Saint-Germain




Cara Penarikan Bank Mandiri - Perusahaan telekomunikasi asal Qatar, Ooredoo membuat perlombaan unik untuk fans klub Prancis, Paris Saint Germain (PSG). Ooredoo siap mewujudkan mimpi para fans PSG.

perusahaan yang berpusat di Doha, Qatar Pusat Judi Online Terpercaya tersebut melakukan promosi dengan memanfaatkan ketenaran lima bintang PSG, yakni Zlatan Ibrahimovic, Thiago Silva, David Luiz, Blaise Matuidi dan Lucas Moura.

Pihak Ooredoo menjelaskan, para fans Free Mp3 Donwload bisa berinteraksi dengan cepat dengan pemain pujaannya jika menggunakan produknya. Mereka juga mengadakan kuis interaktif kepada para penggemar PSG.

Caranya dengan menginjungi situs www.fansdowonders.com. Di sana para fans bisa mengirim pesan langsung ke pemain melalui situs tersebut atau menggunakan Twitter dengan menggunakan hashtag #fansdowonders.

Nantinya, pengirim pesan terbaik bisa memenangkan perjalanan ke Paris untuk menonton pertandingan dan mengikuti sesi latihan PSG. Selain itu, pesan sang pemenangan juga bakal ditampilkan di papan stadion dalam beberapa pertandingan.

"Kampanye ini menjadi salah satu inisiatif yang paling signifikan. Kami ingin menjangkan pengguna muda di seluruh dunia. PSG adalah tim besar, bekerja sama dengan mereka membuat Ooredoo Tempat Judi Bola Online  berkesempatan berbagi pesan untuk memperkaya kehidupan masyarakat melalui teknologi," imbuh CEO Grup Ooredoo, Dr Nasser Marafih.

Sementara itu, Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi berharap kerja sama dengan Ooredoo bisa menambah fans tim besutan Laurent Blanc tersebut. "Kami berharap akan diterima dengan baik oleh fans dan pelanggan Ooredoo di sekitar dunia. Kampanye ini merupakan bukti komitmen kuat dari kerjasama kami dengan Ooredoo selama hampir dua tahun terakhir," dia menjelaskan.

Ooredoo merupakan perusahaan telekomunikasi yang menekankan kecepatan dalam akses internet di seluruh dunia. Mereka adalah perusahaan yang memiliki data pelanggan terbesar di Aljazair, Irak, Qatar, Tunisia dan Maladewa.

Thursday, 8 January 2015

Sepenggal Kisah Miris Sepakbola di Turki, Pemain Mandi di WC Umum





Hibola - Pelatih Timnas Turki, Fatih Terim mengungkap alasan tim besutannya tidak bisa berbicara banyak lebih dari satu dekade terakhir. Buruknya kompetisi di Turki dan buruknya pengelolaan menjadi latar belakang merosotnya prestasi Turki di panggung internasional.

Turki terakhir kali tampil di Piala Dunia 2002. Ketika itu, Turki menempati posisi tiga di akhir turnamen. Namun sial, sejak itu Turki harus absen dalam tiga perhelatan Piala Dunia 2006, 2010 dan 2014. Piala Eropa 2008, Turki keluar sebagai semi finalis. Sayang, dua tahun kemudian, Turki gagal tampil di kejuaraan sepakbola tertinggi di Eropa itu.

Terim sendiri bukan orang asing di sepakbola Turki. Tahun 2013 lalu menjadi periode kedua pelatih 61 tahun itu menangani Timnas. Sebelumnya, bekas pelatih AC Milan itu menukangi Turki pada 2005 hingga 2009.

Pelatih lokal itu menilai wajar bila selama ini Ay Yıldızlılar, julukan Turki, tidak bisa diharapkan. Setidaknya, ada 127 klub profesional namun hanya setengah yang mengantongi lisensi dari UEFA, termasuk 18 klub kasta kompetisi tertinggi. Dan lebih dari itu, sekitar 600 file sengketa dengan FIFA masih tersimpan "rapi" alias belum tertangani.

Tapi anehnya, meski bobrok, Terim mengungkapkan, pejabat sepakbola Turki bangga, "Karena bagaimanapun, kami (Turki) telah melampui Macedonia dan Bulgraia. Ini sangat bagus," sindir Terim dilansir dari The Mirror.

Terim pun mengelus dada melihat pengelolaan klub yang jauh dari kata profesional. Miris, melihat tim sebelum bertanding mengenakan perlengkapan bertanding di warung kopi. Bahkan, untuk menghubungi klub-klub tersebut harus melalui warung kopi lantaran tidak memiliki alamat email dan nomor telepon.

"Setelah pertandingan, para pemain itu harus mandi di WC umum karena stadion tidak memiliki fasilitas MCK," ucapnya.

Padahal, tidak sedikit pemain Turki yang mampu mengorbit di klub papan atas Eropa. Mesut Oezil dan Ardan Turan segelintir pemain Turki yang berhasil menembus "pasar" klub papan atas Eropa.

Eks pelatih Galatasaray dan Fiorentina menyadari, bukan tugas ringan kembali membangun sepakbola Turki yang perlahan mulai tenggelam. Terim menyoroti sikap para pelatih Turki di forum sepakbola internasional yang terkesan tidak peduli. "Mereka lebih suka keluar ruangan dan merokok ketika diundang berdialog," keluhnya.

bola.liputan6

Wednesday, 7 January 2015

Juli 2015, Gerrard Berbaju LA Galaxy





Hibola - Kapten Liverpool, Steven Gerrard, dipastikan merapat ke klub Major League Soccer (MLS), LA Galaxy. Kabar ini disampaikan langsung pelatih LA Galaxy, Bruce Arena.

"Steven Gerrard tiba pada Juli nanti. Ia adalah pemain berkualitas," ujarnya seperti dilansir Sportsmole (7/1).

Gelandang asal Inggris itu memang sudah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama The Reds. Ia sendiri sudah berjanji untuk tidak bergabung dengan klub Inggris lainnya jika pergi dari Liverpool.

"Saya menerima banyak tawaran, baik dari Asia, Eropa, dan Amerika. Tapi saat saya memutuskan pergi dari Liverpool, saya langsung memutuskan tak akan menandatangani kontrak dengan klub lain di dalam negeri (Inggris) atau Eropa," tegas Gerrard.

Sebelumnya, Gerrard memang sudah menunjukkan ketertarikannya untuk bermain di Amerika. Bahkan ia tidak ragu-ragu untuk menandatangani kontrak saat pramusim mendatang.

"Saya tak ingin berada dalam situasi dimana saya harus menghadapi Liverpool. Saya ingin mencari perubahan. Di Amerika saya akan menemukan daya tarik dan budaya berbeda. Itu bagus untuk saya pribadi dan juga keluarga," pungkasnya.

bola.liputan6

Monday, 22 December 2014

Bomber Rusia Kepergok Bermesraan dengan Dua Penari Telanjang




Hibola - Penyerang Dynamo Moscow, Aleksandr Kokorin, tertangkap sedang berpesta pora di sela-sela kesibukannya. Kokorin terpergok tengah asyik bersama dua wanita penari telanjang.

Seperti foto yang tersebar di media sosial, pemain muda Rusia ini tampak sedang tersenyum sambil memeluk kedua gadis itu. Akibatnya kini ia menjadi bahan pembicaraan dan terancam mendapat sanksi dari pihak klub maupun tim nasional Rusia.

Pemain berusia 23 tahun ini sempat digadang-gadang sebagai wonderkid Rusia. Bahkan pelatih Fabio Capello, mempercayakannya untuk tampil pada Piala Dunia 2014 lalu.



Hingga saat ini, Kokorin sendiri jarang mempublikasikan pasangannya di media. Namun pada akun instagram pribadinya, Kokorin nampak memiliki kedekatan dengan seorang wanita cantik berambut pirang. 

Kabarnya usai skandal tersebut, sang wanita sangat geram dengan ulah Kokorin. Bahkan ia langsung menuju Moskow usai liburannya di Dubai.

bola.liputan6

Friday, 19 December 2014

Pesta Juara, Dua Gadis Seksi Ini Selfie di Tengah Lapangan




Racing Club sukses menjadi juara Liga Argentina untuk pertama kalinya setelah 13 tahun. Namun, media sosial justru dihebohkan dengan foto dua gadis cantik yang merayakan kemenangan tersebut dengan melakukan selfie di tengah lapangan.

Klub yang diperkuat oleh Diego Milito itu berhasil menggondol gelar juara tersebut setelah menang 1-0 atas Godoy Cruz di partai final yang dilangsungkan hari Minggu kemarin. Kemenangan itu pun langsung dirayakan oleh kubu Racing di tengah lapangan.

Namun, di tengah-tengah perayaan itu, ada dua gadis yang beraksi melakukan foto selfie di tengah lapangan. Dua gadis itu kemudian diketahui bernama Barbara dan Mercedes. Ternyata, mereka adalah putri dari Presiden klub Racing tersebut.

Foto-foto selfie kedua gadis tersebut langsung membuat heboh pengguna media sosial di Argentina, terutama setelah aksi keduanya sempat terekam kamera TV.

Simak foto-foto selfie Barbara dan Mercedes, plus foto perayaan juara Racing Club dalam galeri berikut ini.

bola.net

Tuesday, 16 December 2014

King Henry resmi pensiun dari sepakbola profesional





Hibola - Legenda Arsenal, Thierry Henry, akhirnya resmi gantung sepatu pada Desember 2014 ini. Ia memutuskan untuk banting stir dari kariernya sebagai pemain.

Pemain yang sempat bersinar bersama The Gunners itu menyampaikan salam perpisahan untuk semua klub yang sempat dibelanya. Henry secara terbuka menyampaikannya pada akun facebook pribadinya.

"Setelah 20 tahun sebagai pemain saya memutuskan untuk pensiun dari sepak bola profesional. Itu merupakan perjalanan karier yang hebat dan saya ingin berterima kasih pada semua fans, rekan, dan siapapun yang terkait dengan AS Monaco, Juventus, Arsenal, Barcelona, dan New York Red Bulls, serta tim nasional Prancis yang telah membuat karier saya sangat spesial."

Henry memulai karier profesionalnya bersama klub Prancis, AS Monaco. Ia pun sukses meraih satu gelar Ligue 1 bagi Monaco.

Pada tahun 1999, ia mencoba peruntungan dengan bergabung bersama klub elite Serie A, Juventus. Akan tetapi peforma pria asal Prancis itu tidak bersinar bersama Si Nyonya Tua.

Akhirnya Henry berlabuh ke Liga Inggris bersama Arsenal. Di bawah asuhan manajer Arsene Wenger, Henry menjelma menjadi penyerang yang ditakuti di Eropa, bahkan dunia.

Mantan penyerang AS Monaco ini berhasil membawa The Gunners menjuarai dua gelar Liga Inggris dan tiga Piala FA. Bahkan Arsenal masih memegang rekor sebagai tim tak terkalahkan dalam 49 pertandingan pada musim 2003/2004.

Sukses bersama tim Meriam London, Henry melanjutkan kariernya bersama raksasa Spanyol, Barcelona. Meski berhasil meraih gelar bersama Barca, Henry hanya menjadi pemain pelapis bagi Ronaldinho dan Lionel Messi.

Pada 2010, Henry yang sudah berusia senja ini memutuskan bergabung dengan klub Major League Soccer (MLS), New York Red Bulls. Kini pada usianya yang sudah menginjam 37 tahun, Henrry memutuskan pensiun dari karier bermain sepakbolanya.

bola.liputan6

Friday, 5 December 2014

King Henry Siap Menjalani Laga Perpisahan

 

Hibola - Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, mengisyaratkan akan memberi kesempatan bagi Thierry Henry untuk menjalani laga perpisahan. Menurut Deschamps, Henry adalah sosok yang telah banyak berkontribusi bagi sepak bola Prancis.

"Hal itu (pemanggilan Henry ke Timnas) sudah menjadi pertanyaan dari media-media," ungkapnya seperti dilansir Sportsmole (5/12).

"Thierry Henry adalah pemain hebat, ia telah mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Prancis."

Pemain berusia 37 tahun itu memutuskan untuk tidak melanjutkan karier sepak bolanya bersama New York Red Bulls. Kini ia dikabarkan dekat dengan mantan klub yang membesarkan namanya, Arsenal.

Henry yang sudah bermain dalam 123 laga bersama Timnas Prancis dan sudah mencetak 51 gol. Bahkan ia turut menyumbangkan gelar Piala Dunia pada 1998 silam.

"Sangat penting untuk memikirkan Henry dapat melakoni laga perpisahan. Saya akan membicarakannya dengan ketua federasi sepak bola Prancis."

"Saya tidak akan menutup pintu bagi Henry, tapi saya juga tidak ingin terlalu memfokuskan pada hal itu. Kami butuh waktu untuk mendiskusikannya."