Tuesday, 30 June 2015

Cile Lolos ke Final Copa America Setelah Bungkam Peru



HiBola – Untuk pertama kalinya sejak 1987, Cile akhirnya melangkah ke final Copa America, usai menundukkan Peru 2-1 di semifinal, Selasa (30/6/2015) pagi WIB. Eduardo Vargas menjadi pahlawan berkat dua golnya. Sementara Peru hanya bisa membalas via gol bunuh diri Gary Medel.


Pertandingan yang berlangsung di Estadio Nacional ini bukan hanya menghasilkan tiga gol. Tetapi juga kartu merah yang dihasilkan pemain Peru, Carlos Zambrano ketika laga baru berjalan 20 menit.


Jalannya Pertandingan:


Babak pertama


Permainan dengan tempo tinggi sudah dimulai sedari awal laga. Cile ingin mecetak gol cepat, namun Peru punya pertahanan yang kokoh untuk mengeliminasi segala peluang tuan rumah. Tak hanya dengan pertandingan tempo tinggi, laga juga sudah dihiasi perseturuan antara Arturo Vidal dengan bek Peru, Zambrano di sisi kanan pertahanannya.


Zambrano nampaknya sangat tegas untuk mengawal lini pertahanan Peru, selain berseteru dengan Vidal, kali ini pemain Eintracht Frankfurt tersebut terlibat duel dengan Alexis Sanchez di sisi kiri pertahanan Peru. Alhasil Zambrano menjadi pemain pertama di laga ini yang menerima kartu kuning oleh wasit Jose Argote asal Venezuela.


Jefferson Farfan! Pemain yang memperkuat Schalke ini mengejutkan pertahanan Cile pada menit sembilan. Sundulannya nyaris membungkam tuan rumah andai bola tak membentur tiang gawang. Selamatlah gawang Cile.


Peru benar-benar mengancam pertahanan Cile. Menit 17, peluang untuk mereka terjadi ketika Carlos Lobaton yang menerima umpan matang Jose Guerrero melepaskan tendangan dari jarak 30 meter. Beruntung Cile punya Claudio Bravo yang menepisnya.


Zambrano benar-benar terlewat kasar dan harus diusir wasit pada menit 20, setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Kali ini korbannya adalah Charles Aranguiz yang ditendang punggungnya, dan terpaksa wasit Jose Argote harus mengganjarnya dengan kartu merah (akumulasi kartu kuning). Pelatih Peru, Ricardo Gareca harus berpikir keras untuk meladeni tuan rumah setelah kehilangan satu pemain.


Praktis dengan kekurangan satu pemain, Peru cenderung tertekan, karena Cile tampil agresif. Salah satu peluang berbahaya datang dari Valdivia ketika bola hasil tendangannya masih tipis di samping tiang gawang Peru. Tak berhenti di situ, Vargas nyaris membuka keunggulan andai tendangannya tak diblok bek lawan.


Tuan rumah akhirnya membuka skor melalui Eduardo Vargas pada menit 42. Berawal dari umpan crossing Alexis Sanchez bola yang gagal disambut Aranguiz ternyata membentur mistar gawang. Namun Vargas yang muncul dari belakang berhasil memanfaatkan bola muntah tersebut dengan sontekan pelannya, tanpa mampu dihalau para pemain Peru. Skor 1-0 untuk keunggulan Cile bertahan hingga turun minum.


Babak kedua:


Cile tak mau membuang waktu untuk mengamankan kemenangan. Mereka berupaya mungkin untuk menambah keunggulan. Salah satunya melalui Vargas. Pemain Napoli ini nyaris membuat gol keduanya pada menit 49, andai golnya tak dianulir wasit. Kali ini Vargas tertangkap offside.


Unggul jumlah pemain tak sepenuhnya menguntungkan Cile. Justru sang lawan, Peru mampu memanfaatkan kelengahan tuan rumah usai mencetak gol penyama kedudukan pada menit 60.


Uniknya gol ini tercipta melalui kaki Gary Medel yang menyambut crossing Farfan. Bola yang dikirim Farfan sedianya untuk Andre Carrillo, namun Medel lebih agresif dan hasilnya bola malah bersarang ke gawang sendiri. Claudio Bravo hanya terpaku melihat bola masuk ke jalanya. Skor 1-1 untuk kedua tim.


Sayang skor imbang tak bertahan lama, sebab empat menit berselang Cile kembali unggul melalui tendangan spektakuler Vargas. Bola hasil sepakannya dari luar kotak penalti tak mampu dihalau kiper Peru, Pedro Gallese dan membuat skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Cile.


Menjelang akhir pertandingan, tekanan terus diperlihatkan Cile, namun sesekali Peru mencoba melepaskannya dan melancarkan serangan balik. Cile mendapatkan peluang melalu Vidal di injury time, sayang masih bisa diblok Gallese.


Peluang dari Vidal ternyata menutup laga sengit ini di mana Cile keluar sebagai pemenang. Kemenangan ini juga memutus penantian 28 tahun La Roja untuk bisa melenggang ke final Copa America. Terakhir mereka melenggang ke partai puncak pada Copa America 1987. Sementara Peru harus mengubur ambisi untuk mengejar gelar ketiganya menjuarai Copa America.


Susunan Pemain:


Cile: 1. C. Bravo, 13. J. Rojas, 3. Miiko Albornoz (Mena 46’), 10. J. Valdivia (Gutierrez 86’), 8. A. Vidal, 4. M. Isla, 21. M. Diaz (Pizarro 46’), 17. G. Medel, 20. C. Aránguiz, 7. A. Sánchez, 11. E. Vargas


Peru: 1. P. Gallese, 5. C. Zambrano, 17. L. Advíncula, 10. J. Farfán, 21. J. Ballón, 16. C. Lobatón (Yotun 73’), 8. C. Cueva (Ramos 27’), 6. J. Vargas, 22. C. Ascues, 9. P. Guerrero, 18. A. Carrillo (Pizarro 73’)





Cile Lolos ke Final Copa America Setelah Bungkam Peru

0 komentar:

Post a Comment