Showing posts with label SCM Cup. Show all posts
Showing posts with label SCM Cup. Show all posts

Thursday, 22 January 2015

Hadapi Arema, Persipura Isyaratkan Rotasi



Hibola - Asisten Pelatih Persipura Jayapura Mettu Duaramuri mengisyaratkan timnya akan melakukan rotasi saat menghadapi Arema Cronus. Hal ini dilakukan mengingat jadwal pertandingan yang berdekatan.

Mutiara Hitam akan menghadapi Singo Edan pada lanjutan pertandingan Grup B Surya Citra Media (SCM) Cup di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis 22 Januari 2015. Di laga sebelumnya, Persipura kalah 0-1 di tangan Persela Lamongan dan menang 4-1 atas Mitra Kukar. 

"Lawan Arema, mungkin ada perubahan. Kita akan lihat nanti kondisi pemain. Kami punya 25 pemain di turnamen ini dan kita lihat siapa yang siap," ucap Mettu.

Persipura saat ini berada di peringkat 2 klasemen. Untuk lolos, Mutiara Hitam harus mampu menaklukkan Singo Edan.

bola.liputan6

Wednesday, 21 January 2015

Krioterapi, Cara Cepat Persipura Pulihkan Stamina Boaz Cs




Hibola - Pelatih Persipura Jayapura Osvaldo Lessa punya cara tersendiri untuk memulihkan kondisi pasukannya yaitu Krioterapi. Menurut Osvaldo, terapi ini sangat bagus untuk Boaz Salossa dan 
kawan-kawan.

Persipura ikut serta dalam turnamen Surya Citra Media (SCM) Cup 2015. Karena waktu istirahat dari satu laga ke laga lainnya hanya satu hari, jadi Osvaldo menerapkan terapi ini kepada pemainnya.

Ia mengambil 3 buah ember besar. Kemudian ia memasukkan air dan batu es yang cukup banyak ke dalam ember. Setelah itu satu-persatu pasukan Mutiara Hitam berendam di dalamnya.

"Kami memakai terapi ini untuk menyembuhkan otot dengan cepat. Karena tidak ada waktu istirahat, tidak ada waktu latihan, jadi kami menggunakan terapi ini," kata Osvaldo.

Osvaldo menjelaskan, terapi ini hanya memakan waktu 6 menit. "Meski sebentar, tapi hasilnya efektif," tuntas dia.

bola.liputan6

Tuesday, 20 January 2015

Persipura Menang Telak Atas Mitra Kukar





Hibola - Mitra Kukar kembali menelan kekalahan telak. Setelah dihajar Arema pada 18 Januari lalu, kini mereka menyerah dihadapan Persipura Jayapura. Bertarung di Stadion Kanjuruhan Malang dalam lanjutan SCM Cup, Selasa (20/1/2015), Mitra Kukar takluk dengan skor 1-4.

Persipura tampil dominan pada babak pertama. Aksi Boaz Salossa dan kawan-kawan mampu merepotkan lini pertahanan Mitra Kukar.

Menit 13 Persipura nyaris membuka keunggulan. Berawal dari umpan Ruben Sanadi yang gagal disambut Boaz, bola kemudian jatuh ke penguasaan Robertino Pugliara. Mantan pemain Persija Jakarta itu kemudian melepaskan sepakan keras yang sayangnya masih diblok pemain lawan.

Tak lama kemudian Boaz ikut mengancam. Dari luar kotak penalti ia coba menjebol gawang Mitra Kukar yang dikawal Rifki Mongkodompit. Tapi sepakannya gagal menemui sasaran. Begitu juga yang ia lakukan dua menit setelahnya. Sepakan sang pemain melenceng ke sebelah kiri gawang.

Di menit 27 Ian louis Kabes ikut menebar ancaman. Lewat situasi tendangan bebas ia mengarahkan bola ke pojok kanan atas. Untungnya Rifki masih bisa menghalau laju si kulit bundar.

Setelah sekian kali melakukan percobaan, Persipura akhirnya bisa membuka keunggulan. Aksi Robertino gagal dihentikan pemain belakang Mitra Kukar. Bola kemudian diberikan ke Boaz dan kapten Persipura itu sukses menyarangkannya ke dalam gawang. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 0-1.

Di awal babak kedua Mitra Kukar melakukan perubahan startegi. Ryuji Utomo, Michael Orah dan Septian David Maulana ditarik keluar lapangan. Sebagai gantinya, Mitra Kukar mengandalkan Zulkifli Syukur, Diego Michael dan Henda Ridwan. 

Hasilnya, Mitra Kukar sukses menyamakan kedudukan saat babak kedua baru berjalan beberapa detik. Adalah Rachmad Afandi yang mampu menjebol gawang Persipura. Sang pemain melepaskan tembakan keras dan bola bersarang di pojok kiri gawang.

Namun skor imbang tidak bertahan lama. Di menit 56 Persipura kembali unggul. Boaz kembali menjadi aktor dari lahirnya gol kedua tim Mutiara Hitam. Ia meneruskan peluang yang dibuat oleh Lancin Kone.

Gol tersebut seakan meruntuhkan kepercayaan diri para pemain Mitra Kukar. Buktinya, di menit 68 gawang mereka kembali kebobolan. Kali ini gol dipersembahkan Robertino Pugliara. Kesalahan pemain belakang Mitra Kukar sukses dimaksimalkan Gerarld Pangkali. Bola kemudian diberikan ke Boaz dan peluang berhasil diteruskan Robertino menjadi gol.

Lima menit sebelum turun minum, Persipura menarik keluar Robertino dan menggantinya dengan Zulham Zamrun. Sang pemain langsung unjuk kemampuan meski yang dihadapi adalah mantan timnya sendiri.

Pemain Timnas Indonesia itu bahkan berhasil menambah keunggulan Persipura. Lewat tendangan bebas ia sukses mengoyak gawang Mitra Kukar. Usai mencetak gol, Zulham enggan melakukan selebrasi. Ia menghormati klub yang pernah diperkuatnya sejak 2011 hingga 2014.

Keunggulan 4-1 untuk Persipura bertahan hingga laga usai. Boaz dan kawan-kawan berada di posisi dua klaemen dengan mengantongi raihan tiga poin. Sementara Mitra Kukar, mereka yang sudah kalah dua kali terpuruk di posisi dasar.

Susunan pemain:
Mitra Kukar: Rifki Mongkodompit; Jorge Blass, Rudolph Basna, Ryuji Utomo (Zulkifli Syukur 46'); Michael Orah (Diego Michael 46'), M.Bachtiar, Gavin Kwan (Dibyo Cessaro 59'), Anindito Wahyu; Septian David Maulana (Hendra Ridwan 46'), Yogi Rahadian, Rachmad Afandi

Persipura: Dede Soleman; Yohanes Tjo'e, Riccardo Salampesy, Yustinus Pay, Ruben Sanadi (Jaelani 85'); Immanuel Wanggai, Lim Jun Sik, Robertino (Zulham Zamrun 85'), Ian Kabes (Gerrald Pangkali 59'); Lancin Kone (Pahabol) , Boaz Salossa

"Persipura Punya Masalah Sama dengan Mitra Kukar"




Hibola - Pelatih Persipura Jayapura Osvaldo Lessa mengaku tak ambil pusing dengan kekalahan timnya di tangan Persela Lamongan. Bagi Osvaldo, kekalahan di pramusim tidak penting.

Mutiara Hitam secara mengejutkan menyerah 0-1 di tangan Laskar Joko Tingkir pada pertandingan pertama turnamen pra-musim SCM Cup 2015, Minggu (18/1/2015) di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Gol Persela dicetak oleh Pedro Javier di menit awal babak pertama. Itu menjadi gol pembuka sekaligus penutup laga.

"Itu adalah pertandingan pertama setelah 2 bulan libur. Jadi, kalah itu wajar. Kami hanya kurang beruntung dengan banyak peluang yang terbuang," kata Osvaldo.

Pada laga berikutnya, Persipura akan bentrok dengan Mitra Kukar. Naga Mekes juga mendapat hasil buruk dengan kekalahan 2-5 di tangan Arema Cronus.

"Mitra Kukar sebenarnya tim bagus. Mereka kuat sekali. Mungkin masalah mereka sama dengan kami. Ini baru pertandingan pertama dan keduanya belum panas. Ini biasa dan semua tim butuh proses," tambah Osvaldo.

bola.liputan6

Sunday, 18 January 2015

Persipura vs Persela: Pembuktian "Darah Segar" Mutiara Hitam





Hibola - Persipura Jayapura mengawali kiprahnya di ajang Surya Citra Media (SCM) Cup 2015 dengan menghadapi Persela Lamongan. Pelatih anyar Mutiara Hitam, Osvaldo Lessa, untuk mengujicoba seluruh penggawanya.

PSSI dan Surya Citra Media menggelar turnamen pemanasan bertajuk SCM Cup 2015 yang akan berlangsung pada 17 hingga 27 Januari 2015. Turnamen ini diikuti oleh delapan tim. Padang dan Malang didaulat sebagai tuan rumah.

Sempat menyatakan mundur, Persipura akhirnya bersedia mengikuti turnamen ini. Mutiara Hitam tergabung di Grup B bersama Arema Cronous, Mitra Kukar, dan Persela Lamongan. Persipura menjalani laga perdananya dengan bersua Persela di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (18/1/2015) WIB.

Selain untuk memantapkan persiapan tim, turnamen SCM Cup 2015 ini juga merupakan ajang pembuktian bagi pelatih anyar Osvaldo Lessa. Dia bukanlah orang baru di Persipura. Saat Jacksen F. Tiago menjabat sebagai pelatih, Lessa menjabat sebagai pelatih fisik.

“Di ajang SCM Cup akan menjadi ajang evaluasi tim untuk musim baru ISL. Jadi kami pasti akan menurunkan kekuatan terbaik kami. Ini akan menjadi saat yang bagus untuk tim," ungkap Osvaldo.

“Tim memang melakukan banyak perubahan, jika dibanding dengan musim lalu memang di musim ini kami banyak berubah.”

Ya, jelang bergulirnya Indonesia Super League (ISL) 2015, Persipura mendatangkan enam pemain baru. Mereka adalah Zulham Zamrun, Lancine Kone, Selsius Gebze, Ricardo Salampessy, dan dua pemain lokal asal Papua.

Sementara itu, Persela Lamongan tampil di SCM Cup 2015 tanpa pelatih definitif. Setelah ditinggalkan oleh Eduard Tjong di akhir musim, Persela belum memiliki pelatih pengganti. Penentuan pelatih baru akan dilakukan usai SCM Cup 2015.

“Manajemen memang tak mau gagal dalam proses pendekatan pada pelatih. Kami memang butuh kepastian dari calon pelatih itu, untuk melatih Persela di ISL 2015,” jelas Media Officer Persela Lamongan, Arif Bachtiar.

Beberapa nama pelatih sudah banyak yang dihubungkan dengan Persela. Tapi belum ada satupun nama pelatih yang mereka tetapkan untuk menjadi arsitek tim asal Jawa Timur ini

bola.liputan6